Dalam rangkaian Aksi Peduli Kosmetika Aman Dan Obat Tradisional Bebas Bahan Kimia Obat (BKO) pada tanggal 11 Desember 2017 yang  dilakukan oleh Badan POM bersama dengan lintas sektor dan pemangku kepentingan terkait, serta public figure dan komunitas, telah digalang komitmen peduli dalam bentuk spanduk handstamp peserta sepanjang 4 m.

Dipimpin langsung oleh Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan, Dr. Ir. Penny K. Lukito, MCP, kegiatan berlangsung berturut-turut yaitu Public Warning Obat Tradisional, Public Warning Kosmetika, Penyerahan sertifikat CPKB dan CPOTB, Launching aplikasi e-mobile Public Warning Obat Tradisional serta Aksi Peduli Kosmetika Aman dan Obat Tradisional Bebas Bahan Kimia Obat.

Menghadirkan public figure Ade Rai dan Ramzi, Kepala Badan bersama dengan Putri K. Wardhani meluncurkan aplikasi e-mobile Public Warning Obat Tradisional. Aplikasi tersebut dapat diakses di www.pom.go.id. Terdapat 2 industri kosmetika dan 3 industri Obat Tradisional yang menerima sertifikat Cara Pembuatan yang Baik. Selanjutnya bersama dengan artis Christian Sugiono, Maia Estianty, Maudy Koesnaidy, Alyssa Soebandono, Tika Bravani, Tasya Nurmedina,  Chikita Fawzi, Meyda Safira, Syarifah Sidah Mufidah dan Maggie Miklo, serta Miss International Kevin Liliana dan Miss Earth Michelle Ariyani, Kepala Badan POM beserta pemangku kepentingan terkait membubuhkan tanda dan cap tangan sebagai simbolis bentuk kepedulian terhadap penggunaan kosmetika aman dan obat tradisional bebas BKO.

Kehadiran wartawan, blogger, vlogger dan tiap perserta lainnya diharapkan mampu memviralkan aksi peduli ini, sehingga memiliki impact kepedulian masyarakat untuk hanya menggunakan Kosmetika yang aman dan Obat Tradisional yang bebas BKO.

 

Aplikasi e-mobile Public Warning Obat Tradisional.