TEMPO.CO, Hong Kong – Otoritas Cina mengatakan satu vaksin virus Corona bakal siap digunakan oleh publik pada akhir 2020. Komisi Administrasi dan Supervisi Aset atau SASAC, yang dimiliki pemerintah Cina mengatakan vaksin ini telah menjalani tes untuk sekitar 2 ribu orang. Vaksin ini diproduksi oleh Wuhan Institute of Biological Products dan Beijing Institute of Biological Products. “Vaksini ni telah memasuki fase II uji klinis,” begitu dilansir Channel News Asia pada Sabtu, 30 Mei 2020. Kedua lembaga itu terkait dengan perusahaan farmasi Sinopharm, yang pengelolaannya diawasi oleh SASAC. Perusahaan Beijing Institute ini memiliki kapasitas produksi sekitar 100 -120 juta dosis per tahun.

Saat ini, Cina memiliki 5 vaksin Covid-19, yang sedang menjalani proses uji klinis. Selain Cina, sejumlah lembaga dan perusahaan farmasi di Eropa dan Amerika, seperti dilansir Reuters, juga sedang menyiapkan vaksin virus Corona. Vaksin ini harus menjalani proses uji klinis kepada relawan untuk mengetahui apakah vaksin ini bisa secara efektif menguatkan imunitas tubuh sehingga tidak mudah terinfeksi virus Corona.